MK-A04 · Metodologi Riset dan Penulisan Tesis Kedokteran Haji Modul 3 / 10 Asli

Pemilihan Desain Penelitian sesuai Pertanyaan Riset

Magister Kedokteran Haji — Jalur Reguler (Dokter Umum) · Semester 2 · Periode 2

A. Tujuan Pembelajaran

  • 3.1 Matriks Kesesuaian Pertanyaan-Desain
  • 3.2 Desain Kualitatif: Fenomenologi, Studi Kasus, dan Grounded Theory
  • 3.3 Desain Mixed-Methods: Sekuensial dan Konkuren
  • 3.4 Justifikasi Desain dalam Proposal Tesis

B. Deskripsi

Mengapa Ini Penting.Sub-bab ini menyediakan “alat bantu keputusan” konkret yang akan langsung dipakai mahasiswa saat menulis Bab Metodologi proposalnya — bukan sekadar teori abstrak tentang desain penelitian.

C. Materi Inti

3.1 Matriks Kesesuaian Pertanyaan-Desain

Mengapa Ini Penting. Sub-bab ini menyediakan “alat bantu keputusan” konkret yang akan langsung dipakai mahasiswa saat menulis Bab Metodologi proposalnya — bukan sekadar teori abstrak tentang desain penelitian.

Bab ini menyediakan matriks kesesuaian yang menghubungkan jenis pertanyaan riset (deskriptif, asosiatif/analitik, evaluatif, eksploratif) dengan desain penelitian yang paling sesuai, memperluas pembahasan desain studi epidemiologi kuantitatif yang telah diperkenalkan pada Bab 2 buku tematik A2 dengan menambahkan desain kualitatif dan mixed-methods yang lebih rinci.

3.2 Desain Kualitatif: Fenomenologi, Studi Kasus, dan Grounded Theory

Untuk pertanyaan riset yang bersifat eksploratif tentang pengalaman atau makna (misalnya pengalaman burnout TKHI, atau persepsi jemaah disabilitas terhadap layanan pendampingan), desain kualitatif seperti fenomenologi (memahami esensi pengalaman hidup subjek), studi kasus mendalam (memahami satu unit kasus secara komprehensif), atau grounded theory (membangun teori baru dari data lapangan) masing-masing memiliki kesesuaian tersendiri bergantung pada tujuan spesifik riset.

Ilustrasi. Seorang mahasiswa ingin memahami “bagaimana rasanya menjadi TKHI yang mengalami burnout”. Ia awalnya bingung memilih antara fenomenologi dan grounded theory. Setelah menyadari tujuannya adalah memahami esensi pengalaman subjektif (bukan membangun teori baru dari nol), ia memilih fenomenologi sebagai desain yang lebih tepat.

3.3 Desain Mixed-Methods: Sekuensial dan Konkuren

Desain mixed-methods dapat dijalankan secara sekuensial (misalnya studi kuantitatif untuk mengidentifikasi pola, diikuti studi kualitatif untuk mendalami mekanisme di balik pola tersebut) atau konkuren (data kuantitatif dan kualitatif dikumpulkan bersamaan lalu diintegrasikan pada tahap analisis). Pemilihan strategi ini bergantung pada logika penelitian dan keterbatasan waktu pengumpulan data yang tersedia selama periode musim haji.

3.4 Justifikasi Desain dalam Proposal Tesis

Bagian metodologi proposal tesis harus memuat justifikasi eksplisit mengapa desain yang dipilih paling sesuai untuk menjawab pertanyaan riset, dibandingkan desain alternatif yang mungkin juga relevan, disertai pengakuan keterbatasan desain yang dipilih — sebuah standar akademik yang menunjukkan kematangan berpikir metodologis mahasiswa kepada tim penguji.

Ringkasan Poin Kunci

  • Pemilihan desain penelitian harus disesuaikan dengan jenis pertanyaan riset menggunakan matriks kesesuaian pertanyaan-desain.
  • Desain kualitatif (fenomenologi, studi kasus, grounded theory) memiliki kesesuaian berbeda bergantung tujuan spesifik riset.
  • Desain mixed-methods dapat dijalankan sekuensial atau konkuren, bergantung logika penelitian dan keterbatasan waktu.
  • Proposal tesis harus memuat justifikasi eksplisit pemilihan desain beserta pengakuan keterbatasannya.

Pertanyaan Diskusi/Latihan

  1. Pilih satu pertanyaan riset kualitatif hipotetis dan tentukan desain kualitatif (fenomenologi/studi kasus/grounded theory) yang paling sesuai, beserta alasannya.
  2. Jelaskan perbedaan strategi mixed-methods sekuensial dan konkuren serta berikan contoh penerapannya pada riset kesehatan haji.
  3. Latih menulis paragraf justifikasi desain penelitian untuk proposal tesis hipotetis Anda.

D. Pertanyaan Diskusi (Forum Bersama)

  • Jelaskan kembali dengan bahasa Anda sendiri: 3.1 Matriks Kesesuaian Pertanyaan-Desain.
  • Bagaimana keterkaitan antara “3.2 Desain Kualitatif: Fenomenologi, Studi Kasus, dan Grounded Theory” dengan praktik nyata penyelenggaraan kesehatan haji di lapangan atau dalam riset kebijakan?

E. Referensi

1. Buku A4 — Bab 3. Pemilihan Desain Penelitian sesuai Pertanyaan Riset. Dalam: Ekosistem Pendidikan Kedokteran Haji, Perpustakaan Digital Program Magister Kedokteran Haji — Jalur Reguler (Dokter Umum). (dokumen internal ekosistem pendidikan ini).

F. Aktivitas dan Penilaian Mingguan

Sesi 1 (Minggu 1–5) · Minggu ke-3

  • Kehadiran forum diskusi: menjawab minimal dua pertanyaan dosen pada halaman thread bersama modul ini. Menjawab dua, tiga, atau empat pertanyaan tetap dinilai sama (nilai aktivitas penuh).
  • Tugas Kelompok 1 — dikerjakan berkelompok, mencakup materi Modul 1 sampai Modul 3.