MK03 · Tatalaksana Kedaruratan Lapangan Modul 10 / 10 Asli

Review Praktikal dan Uji Kompetensi Tatalaksana Kedaruratan Lapangan

Fellowship Kedokteran Haji (Dokter Kloter/TKHI) · Semester 1 · Periode 2

A. Tujuan Pembelajaran

1. Pengetahuan

  • Merangkum keseluruhan alur keputusan klinis yang telah dipelajari pada Modul 1–9 dalam satu kerangka evaluasi diri.
  • Mengidentifikasi area kompetensi pribadi yang masih memerlukan penguatan sebelum keberangkatan.
  • Menjelaskan format uji kompetensi praktikal yang akan digunakan untuk menilai kesiapan peserta.

2. Sikap

  • Menunjukkan kejujuran dalam melakukan evaluasi diri terhadap area yang masih lemah, tanpa menutupi kekurangan.
  • Menghargai umpan balik dari sesama peserta dan instruktur sebagai bagian dari proses pembelajaran, bukan penilaian personal.

3. Psikomotor

  • Mendemonstrasikan penyelesaian checklist evaluasi diri kompetensi tatalaksana kedaruratan lapangan secara menyeluruh.
  • Mempraktikkan simulasi ujian kompetensi mencakup minimal satu skenario per topik Modul 1–9.

B. Deskripsi

Menyadari kekurangan sendiri sebelum berangkat jauh lebih aman dibandingkan menyadarinya pertama kali saat menghadapi jemaah sungguhan di lapangan. Modul ini penting sebagai titik jeda reflektif sebelum peserta dinyatakan siap menjalankan fellowship — bukan sekadar formalitas ujian akhir, melainkan kesempatan terakhir mengidentifikasi dan memperbaiki celah kompetensi sebelum dihadapkan pada situasi nyata di mana kesalahan berpotensi fatal.

C. Materi Inti

C.1 Struktur Review Menyeluruh Mata Kuliah

Review ini mengikuti alur logis mata kuliah: dimulai dari penilaian cepat (Modul 1) sebagai fondasi, dilanjutkan tatalaksana spesifik per jenis kegawatan (Modul 2–6), kesiapan sumber daya (Modul 7), hingga integrasi dan simulasi kasus kompleks (Modul 8–9). Peserta dianjurkan meninjau kembali algoritma inti dari setiap modul sebelum menjalani uji kompetensi.

C.2 Checklist Evaluasi Diri Kompetensi

Area Kompetensi Modul Rujukan Status (Diisi Mandiri)
Triase cepat ABCDE-AVPU Modul 1 ☐ Siap / ☐ Perlu latihan tambahan
Pendinginan cepat heat stroke Modul 2 ☐ Siap / ☐ Perlu latihan tambahan
Tatalaksana trauma crowd crush Modul 3 ☐ Siap / ☐ Perlu latihan tambahan
RJP lapangan terbatas alat Modul 4 ☐ Siap / ☐ Perlu latihan tambahan
Tatalaksana kegawatan respirasi Modul 5 ☐ Siap / ☐ Perlu latihan tambahan
Tatalaksana syok dan dehidrasi Modul 6 ☐ Siap / ☐ Perlu latihan tambahan
Kesiapan dan pengelolaan kit Modul 7 ☐ Siap / ☐ Perlu latihan tambahan
Integrasi kasus multi-kegawatan Modul 8 ☐ Siap / ☐ Perlu latihan tambahan
Manajemen insiden multi-korban Modul 9 ☐ Siap / ☐ Perlu latihan tambahan

C.3 Format Uji Kompetensi Praktikal

Algoritma C.3 — Alur Uji Kompetensi Praktikal

1) Peserta menerima skenario kasus secara acak yang mencakup minimal satu topik dari Modul 1–9 → 2) Peserta mendemonstrasikan triase, tatalaksana awal, dan keputusan rujukan secara lisan dan praktik langsung di hadapan penguji → 3) Penguji menilai berdasarkan rubrik kompetensi yang mencerminkan Tujuan Pembelajaran setiap modul terkait → 4) Peserta menerima umpan balik langsung mengenai area yang sudah baik dan yang perlu diperbaiki → 5) Peserta dengan area kompetensi yang masih lemah diberi kesempatan remedial sebelum dinyatakan siap.

C.4 Kaitan dengan Skenario UAS

Uji kompetensi praktikal pada modul ini berbeda dari skenario Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah MK02 yang menggunakan materi Bab 11 Buku B1 (Simulasi Kasus Klinis Lapangan) — modul ini berfokus khusus pada kompetensi tatalaksana kedaruratan MK03, sementara UAS MK02 menilai kompetensi peran dan tatalaksana klinis dokter kloter secara lebih luas.

C.5 Refleksi Kesiapan Mental Menghadapi Kedaruratan Nyata

Selain kompetensi teknis, peserta dianjurkan merefleksikan kesiapan mental menghadapi tekanan kedaruratan nyata — termasuk kesediaan mengambil keputusan cepat dengan informasi terbatas, dan kesiapan menghadapi kemungkinan hasil yang tidak selalu sesuai harapan meski seluruh langkah telah dilakukan dengan benar (lihat Modul 4 mengenai dukungan pasca-resusitasi yang tidak berhasil).

D. Ilustrasi Kasus (Vignette)

Seorang peserta fellowship yang jujur mengevaluasi diri menyadari bahwa keterampilan imobilisasi trauma improvisasinya (Modul 3) masih perlu banyak latihan, meski ia cukup percaya diri dengan tatalaksana heat stroke. Alih-alih menyembunyikan kelemahan ini, ia secara aktif meminta sesi latihan tambahan sebelum uji kompetensi resmi berlangsung. Saat uji kompetensi, ia mendapat skenario kombinasi trauma dan dehidrasi berat — kombinasi yang tepat menguji area yang telah ia perkuat, dan ia berhasil menjalankan tatalaksana dengan lebih percaya diri dibandingkan bila ia tidak jujur mengakui kelemahannya sejak awal.

E. Referensi

1. Buku Tematik Fellowship Kedokteran Haji (B2) — sintesis Bab 1–7. Perpustakaan Digital ABBA.

2. Buku Utama Fellowship Kedokteran Haji (B1) — Bab 11 (rujukan skenario UAS MK02). Perpustakaan Digital ABBA.

F. Aktivitas dan Penilaian Mingguan

Sesi 2 (Minggu 6–10) · Minggu ke-10

  • Kehadiran forum diskusi: menjawab minimal dua pertanyaan dosen pada halaman thread bersama modul ini. Menjawab dua, tiga, atau empat pertanyaan tetap dinilai sama (nilai aktivitas penuh).
  • Quiz MCQ — 10 soal pilihan ganda, mencakup materi Modul 6 sampai Modul 10. Menandai berakhirnya Sesi 2.
  • Examination (Minggu ke-11) — ujian akhir mata kuliah ini, mencakup keseluruhan materi Modul 1 sampai Modul 10, dijadwalkan pada minggu ke-11 periode berjalan.