MK06 · Logistik Medis dan Koordinasi TKHI Lapangan Modul 9 / 10 Sintesis

Simulasi Manajemen Krisis Logistik dan Sumber Daya Terbatas

Fellowship Kedokteran Haji (Dokter Kloter/TKHI) · Semester 2 · Periode 1

A. Tujuan Pembelajaran

Pengetahuan. Setelah mempelajari modul ini, peserta mampu:
  • Menerapkan prinsip Modul 1–8 dalam skenario krisis logistik dan sumber daya terbatas.
Sikap. Setelah mempelajari modul ini, peserta mampu:
  • Tetap tenang dan terstruktur dalam mengambil keputusan prioritas saat sumber daya tidak mencukupi kebutuhan.
Psikomotor. Setelah mempelajari modul ini, peserta mampu:
  • Melakukan simulasi pengambilan keputusan manajemen krisis logistik pada kondisi sumber daya terbatas.

B. Deskripsi

Betapapun baiknya perencanaan logistik (Modul 2) dan kesiapan lintas-fungsi (Modul 8), kondisi tak terduga tetap dapat menciptakan situasi di mana sumber daya yang tersedia tidak mencukupi kebutuhan mendesak — dokter kloter perlu berlatih mengambil keputusan pada momen seperti ini sebelum benar-benar menghadapinya di lapangan.

Modul ini penting sebagai latihan simulasi yang menguji kemampuan peserta menerapkan prinsip eskalasi (Modul 1), pengelolaan pasokan terbatas (Modul 2), dan koordinasi krisis (Modul 3, 5) secara bersamaan di bawah tekanan waktu.

C. Materi Inti

1. Skenario Simulasi: Kekurangan Oksigen Portabel Mendadak

Skenario: pada hari kedua fase Mina, kloter menerima jumlah tabung oksigen portabel jauh di bawah yang diajukan akibat keterlambatan distribusi sektor, sementara tiga jemaah dengan riwayat gagal jantung (lihat MK05 Modul 4) menunjukkan tanda perburukan bersamaan pada hari yang sama.

2. Langkah Pengambilan Keputusan yang Diterapkan

  • Terapkan algoritma eskalasi (Modul 1) untuk segera melaporkan kekurangan kritis ke KKHI Sektor melalui jalur logistik darurat.
  • Prioritaskan penggunaan oksigen yang tersedia berdasarkan tingkat keparahan klinis (Modul 2.5 — prioritas logistik kritis untuk kasus paling membutuhkan), bukan urutan kedatangan laporan.
  • Komunikasikan situasi secara jelas dan terstruktur kepada tim menggunakan format SBAR (Modul 5) agar seluruh anggota memahami prioritas yang sama.
  • Sambil menunggu tambahan pasokan, pertimbangkan opsi rujukan lebih awal bagi jemaah dengan tanda paling berat, daripada menahan seluruhnya menunggu oksigen mencukupi.
  • Dokumentasikan keputusan prioritas yang diambil beserta rasionalnya untuk bahan evaluasi akhir musim (Modul 7).

3. Prinsip Pengambilan Keputusan dalam Kelangkaan Sumber Daya

Simulasi ini melatih peserta pada prinsip bahwa keputusan prioritas dalam kelangkaan sumber daya harus dibuat secara transparan dan berdasarkan kriteria klinis yang jelas, dikomunikasikan secara terbuka kepada tim, dan didokumentasikan — bukan diambil secara diam-diam oleh satu orang tanpa penjelasan, yang berisiko menimbulkan kebingungan atau bahkan konflik dalam tim saat sumber daya benar-benar terbatas.

Pelajaran Kunci: dalam krisis sumber daya, kecepatan eskalasi dan kejelasan prioritas klinis sama pentingnya dengan keberhasilan mendapatkan tambahan pasokan itu sendiri.

D. Ilustrasi Kasus (Vignette)

Dalam sesi simulasi kelompok, peserta yang berperan sebagai dokter kloter menerima informasi bahwa hanya dua dari lima tabung oksigen yang diajukan benar-benar tiba, sementara tiga jemaah menunjukkan tanda perburukan gagal jantung hampir bersamaan. Peserta diminta menjelaskan secara lisan (menggunakan format SBAR) kepada 'tim'-nya bagaimana ia memprioritaskan penggunaan oksigen yang tersedia, langkah eskalasi apa yang segera diambil ke KKHI Sektor, dan bagaimana ia mendokumentasikan keputusan tersebut. Fasilitator menilai kejelasan rasional prioritas yang diberikan, bukan hanya hasil akhir simulasi.

E. Referensi

  1. Institute for Healthcare Improvement. SBAR Tool: Situation-Background-Assessment-Recommendation. Boston: IHI. Tersedia di: https://www.ihi.org/library/tools/sbar-tool-situation-background-assessment-recommendation

F. Aktivitas dan Penilaian Mingguan

Sesi 2 (Minggu 6–10) · Minggu ke-9

  • Kehadiran forum diskusi: menjawab minimal dua pertanyaan dosen pada halaman thread bersama modul ini. Menjawab dua, tiga, atau empat pertanyaan tetap dinilai sama (nilai aktivitas penuh).
  • Tugas Kelompok 4 — dikerjakan berkelompok, mencakup materi Modul 6 sampai Modul 9.